Komik jepang dan kartun, atau yang lebih dikenal dengan manga, selalu atas budaya Jepang. Anda yang membaca artikel ini pastinya tahu komik seperti "Naruto" dan "One Piece. Manga semacam ini mungkin menjadi pekerjaan full-length. Mungkin menurut anda semua manga sama saja tidak ada jenis tertentu, tetapi disisi lain, terdapat jenis tertentu, yaitu disebut "yonkoma manga" yang merupakan format komik-strip dan terdiri dari 4 panel. Yonkoma memiliki ciri khas, ciri khas itu disebut "Sazaesan". Meskipun anime lebih terkenal dari pada manga, namun anime itu berasal dari manga. Yonkoma manga memiliki 4 panel, diantaranya :
- Panel pertama disebut "Ki" dan menggambarkan adegan dan cerita dimana karakter tersebut.
- Panel kedua disebut "Sho" dan mengembangkan cerita dari panel pertama.
- Panelyang ketiga disebut "Ten" dan membawa klimaks cerita
- Panel terakhir disebut "Ketsu" menyediakan ending dipengaruhi oleh panel ketiga.
Panel ini berinteraksi satu sama lain dan memiliki keterkaian dari awal cerita hingga akhir cerita. Komik Yonkoma tampaknya sangat tipis dibandingkan dengan manga seperti Naruto dan One Piece. Namun meskipun anda telah melihat itu sebelumnya, disana ada komik yang jauh lebih ramping dari manga yonkoma, yaitu "Hitokoma manga". Hitokoma berarti satu panel, sehingga hitokoma manga hanya memiliki satu panel.
Walaupun saya sendiri lebih suka menonton animenya saja daripada membaca manganya karena manga lebih membosankan dan melelahkan, tetapi tidak dapat di pungkiri bahwa budaya Jepang yang satu ini yaitu manga sudah sangat populer, baik itu di Indonesia maupun di Eropa dan Amerika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar